Tahun 2005, aku lulus dari STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara). Ketika diminta memilih instansi, pilihan pertamaku adalah Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan, dan diterima. Belum juga masuk kantor, ada pemberitahuan dari koordinator, kalo aku menjadi pegawai Sekjend dipekerjakan di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Ya..diikuti saja.
Dikantor ini, aku ditempatkan di salah satu kedeputian, dan aku diberi tanggung jawab untuk mengelola anggaran untuk kegiatan kedeputian. Pusing kepala ini karena harus ngatur pengeluaran dan bagaimana mempertanggungjawabkannya. Lebih pusing lagi kalo lagi diaudit dan ada temuan, kurang inilah…kurang itulah….
Tahun 2008, aku “kabur”, meneruskan kuliah di STAN lagi. Tahun 2010, balik lagi ke kantor dan aku ditempatkan dibagian kepegawaian. Semuanya berbeda 180 derajat, meskipun tetep sama-sama bikin kepala pusing. Tapi ada banyak hal yang kupelajari disini.
Menghadapi kurang lebih 300 manusia dengan berbagai watak dan kemauan, membutuhkan perhatian ekstra meskipun seringkali mengasyikkan dan tak jarang menyebalkan. Bagaimana kelakuan si A, ternyata si B begitu…
Dan kini telingaku pun sudah mulai terbiasa mendengar “ceramah-ceramah”, keluh kesah, dan berbagai macam unek-unek. Namanya juga manusia, hal yang mustahil untuk mendapatkan ridho mereka.
Filed under: Berbagi
